Amarasi-Kupang, https://sinodegmitkolportase.or.id/, Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) memberhentikan dengan hormat Pdt. Emlyati Rambu Wasak Lodang, S.Th dari jabatan Ketua Majelis Jemaat Betel Sonraen, Klasis Amarasi Selatan, dan memutasikannya ke Jemaat Betel Lili, Klasis Fatule’u. Mutasi ini berlaku sejak 21 Agustus 2025 hingga 21 Agustus 2029.

Ibadah pengutusan berlangsung pada Minggu (24/8/2025), dipimpin oleh Pdt. Yati Octavia Lada. Hadir dalam kesempatan itu Ketua Majelis Klasis (KMK) Amfoang Selatan, KMK Amarasi Selatan, Pdt. Yakob E. Niap, para pendeta GMIT, serta Camat Amarasi Selatan.

Selama enam tahun lebih (6 tahun 22 hari) melayani di Sonraen, Pdt. Emlyati mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada Majelis dan Jemaat Betel Sonraen atas kebersamaan yang terjalin dalam pelayanan maupun kehidupan pribadi.

“Jemaat selalu menjadi keluarga yang menopang saya, bukan hanya dalam pelayanan tetapi juga dalam kehidupan pribadi. Betel Sonraen menjadi tempat belajar yang baik untuk melangkah ke medan pelayanan berikutnya,” ujarnya.

Pdt. Emlyati juga memohon maaf apabila selama kebersamaan ada perkataan maupun tindakan yang melukai hati jemaat.

Sementara itu, Ketua Sinode GMIT, Pdt. Semuel B. Pandie, dalam suara gembalanya menegaskan bahwa pendeta bukan hanya pelayan tetapi juga seorang teolog yang terpanggil mengolah persoalan hidup jemaat dan memberi arahan berdasarkan kebenaran Alkitab.

“Seorang pendeta harus selalu hadir di tengah jemaat, membawa kegembiraan, sukacita, dan damai sejahtera,” pesannya.

Untuk melanjutkan pelayanan di Jemaat Betel Sonraen, Majelis Sinode GMIT menempatkan Pdt. Irianus Pering, yang sebelumnya melayani di Klasis Amfoang Selatan.

Dalam sambutannya, ia berharap dukungan penuh dari jemaat agar pelayanan dapat berjalan dengan baik. ***