Alor, www.sinodegmitkolportase.or.id,
Berkat tak henti mengalir dari Pemuda GMIT bagi dunia pendidikan. Melalui
panitia Prosesi Paskah 2025, giliran SD GMIT Kolana di Kabupaten Alor yang
merasakan kepedulian itu.
Dalam penyerahan yang berlangsung
langsung di Lokasi pada Senin (14/8/2025), SD yang berada di ujung timur Pulau
Alor tersebut menerima 60 sak semen. Bantuan ini menjadi harapan baru bagi
perbaikan fasilitas belajar mengajar di tengah medan yang terjal dan harga
bahan bangunan yang tinggi.
Ferdinand Dirauw, Koordinator
Teritori Tribuana Pengurus Pemuda Sinode GMIT, mewakili kepengurusan dalam
penyerahan bantuan tersebut.
“Bantuan ini adalah wujud
kepedulian Pemuda GMIT terhadap pengembangan sekolah-sekolah GMIT, khususnya di
wilayah Teritori Tribuana,” ujarnya.
Ketua Pemuda Sinode GMIT, Erens
Blegur, yang dihubungi via telepon menegaskan bahwa dukungan ini adalah respon
terhadap pergumulan besar GMIT.
“Jika kita memperhatikan sekolah
GMIT, artinya kita sedang memperhatikan masa depan gereja. Masih ada beberapa
gelombang bantuan lain yang akan disalurkan, di antaranya ke SD GMIT Bokonusan
Semau, SD GMIT Kuanino, dan SD GMIT di Mollo Utara,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Ketua
Panitia Prosesi Paskah Pemuda GMIT, Yeksiel Loudoe, yang juga Wakil Ketua DPRD
Kota Kupang. “Ya, benar. Bantuan ini merupakan rangkaian akhir dari kegiatan
Prosesi Paskah 2025, di mana kami menyalurkan dukungan untuk sekolah-sekolah
GMIT,” katanya.
Dengan dukungan seperti ini, SD
GMIT Kolana diharapkan mampu terus bertahan dan berkembang, sehingga anak-anak
di pelosok timur Alor dapat menggapai masa depan yang lebih cerah. *** (Teldo
Funay).