Kuanfatu-TTS, https://sinodegmitkolportase.or.id,  Dalam rangka memperkuat iman pemuda/i, Majelis Klasis Kuanfatu mengadakan Ibadah Penyegaran Iman (IPI) Pemuda lingkup Klasis di Jemaat Bermata Jemaat Pniel Oebaki, Kamis (23/10/2025)

Kegiatan program Klasis tersebut diikuti oleh para Pendeta GMIT Klasis Kuanfatu, pemuda/i asal 17 Jemaat yang tergabung dalam Klasis tersebut dan Jemaat Oebaki. IPI tersebut menghadirkan perngkhotbah Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Semuel B. Pandie dengan tema “Keluarga Basis Firman Tuhan.”

Pdt. Semuel menyampaikan bahwa Keluarga adalah basis pertama dan terpenting di mana Firman Tuhan harus ditanamkan, menjadikannya ruang kudus tempat nilai-nilai iman diajarkan, dipraktikkan, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Melalui doa bersama, pembacaan Alkitab rutin, dan penerapan ajaran kasih dalam interaksi sehari-hari, rumah tangga berfungsi sebagai sekolah iman yang tak tergantikan. Inilah tempat di mana anak-anak pertama kali belajar mengenai identitas mereka di dalam Kristus, melihat kasih tanpa syarat dan pengampunan diwujudkan secara nyata oleh orang tua, sehingga fondasi rohani mereka menjadi kuat, mempersiapkan setiap anggotanya untuk menjadi saksi Kristus yang efektif di dunia luar.

Dengan adanya IPI terssebut Ketua Majelis Klasis Kuanfatu, Pdt. Merry Ora, berharap pemuda/i kembali kepada kebenaran Firman Tuhan agar mereka jangan salah melangkah dalam menghadapi dunia yang penuh tantangan.

Ia juga menyinggung kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang tinggi di Kabupaten TTS, kiranya menjadi perhatian bersama. Bulan Keluarga  ini menjadi momen refleksi untuk hidup dalam kasih, persekutuan, salling menghormati dan melindungi satu sama lain, hal ini harus dimulai dari hidup para pemuda/i.

Salah satu pemudi, Elsa Ton merasa bersyukur dengan adanya IPI tersebut, karena dapat meningkatkan iman mereka. Baginya Tuhan Yesus luar biasa.  

IPI ini turut dimeriahkan oleh penari tamborin dan pemandu lagu. Ibadah juga diisi oleh paduan suara Jemaat dari Klasis tersebut. ***