Kupang, www.sinodegmit.or.id, Majelis Sinode GMIT mengadakan
Pelatihan Desain Grafis berbasis Kewirausahaan bagi pemuda/i gereja di BLKK
Multimedia Sinode GMIT, Kupang, dari 24 Oktober hingga 3 November 2025.
Kegiatan yang digagas oleh Sinode
GMIT dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lombok Timur tersebut merupakan
langkah strategis sekaligus transformatif dalam menjawab tantangan keterbatasan
lapangan kerja, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan ini diikuti oleh 16
orang asal Klasis Kota Kupang, Kota Kupang Timur, Kota Kupang Barat, Kupang
Tengah dan Kupang Barat.
Ketua Sinode GMIT Pdt. Semuel B.
Pandie saat membuka pelatihan menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital
hari ini menuntut manusia untuk tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi harus
memiliki ketrampilan praktis sesuai kebutuhan dunia masa kini.
Ia berharap hasil dari pelatihan
tersebut, para peserta menciptakan lapangan kerja mandiri, sehingga mereka
menjadi bagian dari solusi ekonomi, daripada hanya menunggu peluang lapangan
kerja yang terbatas.
Sementara itu Pimpinan BPVP
Lombok Timur, Willy Lamapaha berharap ada keberlanjutan dari kegiatan ini,
termasuk sampai aspek kemandirian. Ia juga berharap selain multimedia, BLK
tersebut bisa dimafaatkan untuk pelatihan ilmu lainnya.
Beberapa materi yang diperoleh
antara lain: Dasar-dasar Desain Grafis, Desain untuk Media Sosial dan Publikasi
Gereja/Masyarakat, Desain Produk dan Percetakan, Pengantar Kewirausahaan dan
Pemasaran.
Para peserta pelatihan berfokus
pada penguasaan keterampilan praktis dalam pembuatan desain serta penerapannya
pada berbagai media, antara lain desain tampilan flyer, desain slide ibadah,
sablon gelas, pembuatan ID card, dan produk sejenis yang saat ini banyak
dibutuhkan oleh dunia usaha maupun masyarakat luas.
Tindak lanjut dari kegiatan
tersebut, para peserta juga diberi kesempatan untuk terlibat dalam pendampingan
Komunitas UMKM GMIT yang di kelola oleh Badan Pengelolaan Aset dan Pemberdayaan
Ekonomi (BPAPE) dan Badan Diakonia GMIT, sebuah badan gereja yang bergerak
dalam pengembangan dan penguatan kapasitas ekonimi Jemaat.
Peserta membantu dalam pembuatan
materi promosi, desain kemasan produk, dan strategi pemasaran digital, sehingga
mendukung pengembangan usaha kecil masyarakat. ***