SOE, https://www.sinodegmitkolportase.or.id,– Gereja Masehi Injili di Timor
(GMIT) Klasis SoE secara resmi membuka Persidangan Majelis Klasis (PMK) ke-XVI
tahun 2026 pada Selasa (20/1). Persidangan yang bertempat di Jemaat GMIT
Betesda Tepas ini bertujuan untuk mengevaluasi pelayanan tahun sebelumnya serta
merumuskan arah kebijakan dan program pelayanan gereja untuk satu tahun ke
depan.
Persidangan tahun ini merujuk pada
Sub-Tema Pelayanan Sinode GMIT Tahun 2026, yaitu: “Bersaksi Tentang Allah yang
Setia di Tengah Dunia yang Luka” (bnd. Mazmur 89:1-2). Melalui Sub Tema
tersebut, PMK ke-XVI diarahkan menjadi wadah strategis untuk menetapkan program
kerja dan anggaran yang efektif, efisien, serta mampu menjawab berbagai
pergumulan pelayanan di tengah jemaat dan masyarakat.
Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt.
Samuel Benyamin Pandie, S.Th., dalam Suara Gembalanya menegaskan bahwa
persidangan ini bukan sekadar agenda organisasi rutin, melainkan ruang rohani.
"Persidangan Majelis Klasis
merupakan ruang rohani dan tanggung jawab iman. Setiap proses hendaknya
dilakukan dalam semangat kerendahan hati, keterbukaan, dan kasih
persaudaraan," ujar Pdt. Samuel.
Ia juga memuji peran Klasis SoE yang
selama ini menjadi barometer dalam tata kelola dan dinamika pelayanan di
lingkup GMIT.
Acara diawali dengan aksi simbolis
penanaman anakan pohon oleh Ketua Majelis Sinode GMIT bersama Ketua Majelis
Klasis SoE dan perwakilan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Ibadah pembukaan dipimpin oleh Pdt. Merlina H. Lapenangga, S.Th.
Persidangan ini dihadiri oleh 101
peserta, yang terdiri dari Majelis Klasis Harian (MKH) dan Anggota Majelis
Klasis Non-Pendeta, Anggota Majelis Klasis Ex-Officio, Badan Pembantu Pelayanan
Klasis, Unit Pembantu Pelayanan Majelis Klasis, Satuan Pelayanan, dan Tim Pelayanan,
BPPPK, Pengurus Kategorial-Fungsional, serta para undangan.
Agenda persidangan ini antara lain: Materi
Sub-Tema Pelayanan Sinode GMIT Tahun 2026 oleh Pdt. Semuel B. Pandie; Informasi
Badan Pembantu Pelayanan Sinode: Yapenkris Tois Neno, Yapenkris
Agape, Yayasan Perguruan Tinggi SoE, dan Yayasan Abdi Kasih SoE; Laporan
Majelis Klasis SoE; Sidang Komisi dan Pleno untuk menetapkan Program Pelayanan
serta Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPB) Klasis SoE Tahun 2026.
Melalui PMK ke-XVI ini, Klasis SoE
menegaskan komitmennya untuk membangun gereja yang relevan dan kokoh dalam
pelayanan, dengan harapan hasil keputusan persidangan dapat membawa berkat bagi
seluruh jemaat. *** (Yozafat Manit)