KUPANG, https://sinodegmitkolportase.or.id/, Majelis Sinode GMIT launching Percetakan dan Studio Sinode GMIT di Kantor Sinode GMIT, pada Senin (25/11).

Usaha percetakan tersebut merupakan keputusan Persidangan Sinode ke-35 GMIT di Sabu. Salah satu pertimbangan yang mendasari Keputusan tersebut ialah meminimalisir biaya cetak produk-produk GMIT yang mencapai milyaran rupiah pertahun, sekaligus meningkatkan pendapatan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja (APB) Majelis Sinode GMIT.

Ketua Sinode GMIT, Pdt. Semuel B. Pandie dalam suara gembalanya menyampaikan bahwa percetakan tersebut merupakan salah satu aset yang akan mendatangkan income bagi GMIT, tetapi juga merupakan bagian dari mengabadikan perjalanan sejarah pelayanan gereja melalui berbagai produk yang dicetak.

“Produk-produk yang dicetak sangat bermanfaat bagi jemaat GMIT termasuk naskah-naskah teologi, tetapi jangan hanya sebatas gagasan. Harus berlanjut pada aksi,” kata Pdt. Semuel.

Ia juga berpesan agar studio Sinode GMIT yang diresmikan hari ini terbuka untuk semua warga GMIT, bukan hanya Majelis Sinode. Setiap warga GMIT dapat terlibat aktif dalam produksi nyanyian-nyanyian gerejawi.

Percetakan dan Studio Sinode GMIT akan segera beroperasi.

Sekretaris Bidang Kolportase, Pdt. Adolfina Kudji Lede menyampaikan bahwa beberapa produk yang dapat dicetak sendiri sebagai langkah awal kerja, yakni Buku-Buku Peraturan GMIT, Buku Reungan Tunas dari Tanah Kering, Buku Saku, Peraturan Pastoral, Peraturan-Peraturan Sinode, Surat suara Pemilu, Blangko Sidi, Nikah, Kematian, Buku Kas, Buku Penerimaan, Buku Pengeluaran, dll. Selain itu, juga dapat melayani kebutuhan jemaat, tulisan para Presbiter, Dosen Fakultas Theologia/lainnya, produk-produk Sekolah GMIT, UKAW, dan masyarakat umum.

Ibadah launching dipimpin oleh Pdt. Merkury D. Sine, Pdt. Jahja A. Millu dan Pdt. Petronela Loy Bhoga.

Hadir dalam acara tersebut Perwakilan dari Pj. Gubernur NTT, Perwakilan Pj. Walikota Kupang, Perwakilan dari UKAW, para Ketua Majelis Klasis se-GMIT, Pimpinan Bank NTT dan Bank TLM Kupang, Pimpinan CV. Inara, Pimpinan CV. Karya Guna, dan anggota BPPS/UPPMS GMIT. ***