KUPANG, https://sinodegmitkolportase.or.id/, Majelis Sinode GMIT melakukan visitasi ke SMP Kristen 2 Amanuban Tengah, Kecamatan Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), pada Selasa (3/11/2024).

Sekolah tersebut merupakan salah satu sekolah unggul GMIT. Untuk aktivitas belajar-mengajar, sekolah tersebut menggunakan kurikulum merdeka, yang didukung oleh perangkat teknologi yang memadai.  Selain itu menerapkan literasi agama dan budaya (khususnya bahasa daerah, bahasa Inggris dan bahasa Indonesia).

Sekolah tersebut memiliki pojok baca bagi siswa dan kebun dapur hijau dengan teknologi irigasi tetes. Hasilnya untuk kebutuhan sekolah dan membantu masyarakat mengatasi isu stunting. Beberapa prestasi yang diraih dalam beberapa tahun tekahir yakni juara 1 penataan fisik sekolah se-Kabupaten TTS dari 2018 s/d 2022. Sejak tahun 2023 tidak diikutsertakan dalam perlombaan sebab dianggap sudah dalam taraf sekolah maju. Siswa sekolah tersebut juga menjuarai beberapa lomba mata pelajaran tingkat Kabupaten TTS dan lomba menulis cerpen dalam bahasa daerah tingkat Provinsi NTT.  

Ketua Sinode GMIT, Pdt. Semuel B. Pandie dalam suara gembalanya mengapresiasi kemajuan ini. Ia berharap model sekolah unggul tersebut dapat di-replikasi untuk sekolah lainnya.

“Kami berharap semangat membangun sekolah ini menular pada sekolah GMIT lainnya. Minimal ada tanggung jawab bersama Badan Pendidikan Sinode GMIT untuk mendampingi sekolah lainnya menjadi sekolah unggul,” kata Pdt. Semuel. `Ia minta jemaat-jemaat menjadi penopang bagi sekolah GMIT.

“Sekolah GMIT akan kuat jika topangan jemaat kuat. Biasanya bangun gereja dan pastori dukungan banyak dan cepat, tetapi kalau bangun satu ruang kelas, hampir tidak ada dukungan. Jadi kita harus rubah persepsi kita,” lanjut Pdt. Semuel.

Ia berharap para Pendeta, Penatua, Diaken dan Pengajar jangan hanya berkhotbah di mimbar gereja, tetapi rajin mengunjungi sekolah-sekolah GMIT. Terutama mengupayakan kebun-kebun gizi di lingkungan sekolah dan gereja untuk mensukseskan program makan bergizi gratis bagi anak sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Sinode GMIT menyerahkan dua unit laptop kepada pihak SMP Kristen Banat untuk mendukung aktivitas belajar mengajar.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua Majelis Klasis Amanuban Tengah Selatan, Pdt. Thresnawati Saban, para Pendeta GMIT, Camat Kolbano Dominggus Eduar Boimau, S.Ap, Kepala Puskesmas Sei, Perangkat Desa Ofu dan Desa Pana, para guru SD Negeri Banat, para guru SMA Negeri Banat, Majelis Jemaat Musafir Pana dan tokoh-tokoh masyarakat setempat. ***