SOE - TTS, https://www.sinodegmitkolportase.or.id, – Majelis
Sinode GMIT dan Majelis Klasis Soe menggelar kegiatan Perayaan Peringatan Hari
Air Berubah Menjadi Anggur dan Ibadah Penyegaran Iman (IPI) Holistik. Acara
yang berlangsung sejak 22 hingga 26 September 2025 ini bertempat di Gedung
Ibadah Jemaat GMIT Maranatha SoE dan dihadiri oleh Majelis Klasis Harian
se-Teritori TTS, Unit Pembantu Pelayanan (UPP), dan Pengurus Persekutuan Doa dan
jemaat di lingkup Klasis maupun Jemaat se-Teritori TTS.
Perayaan ini diadakan untuk mengenang
peristiwa mukjizat "Air Berubah Menjadi Anggur" yang terjadi pada
tahun 1965 di Jemaat Maranatha SoE. Pada waktu itu, terjadi satu mujizat dimana
beberapa ibu dan bapak yang tergabung dalam Persekutuan Doa di Soe, mengambil
air dari sebuah sumur di Kampung Aman dan membawa kerumah persekutuan doa dan
berdoa selama 3 hari 3 malam.
Air anggur itu kemudian dibawah ke
Gereja GMIT Marantha untuk perjamuan kudus. Sisa Anggur itu masih ada,
tersimpan dirumah Simon Neolaka. Peristiwa yang terjadi saat pelayanan Sakramen
Perjamuan Kudus ini dianggap sebagai momentum penting dalam sejarah iman gereja
GMIT dan dirayakan setiap tahun.
Ketua Majelis
Klasis Mollo Barat, Pdt. Yan Yun Obed Octovianus Leimany dalam
suara gembalanya berbicara tentang peristiwa iman masa lalu harus berdampak
sosial bagi umat.
“Peristiwa air berubah menjadi anggur
tidak hanya berurusan dengan nilai spiritual, tetapi mesti berdampak pada
kehidupan sosial seperti Kesehatan, kemiskinan, stunting, Pendidikan,
perdagangan orang,dan seterusnya. Menurutnya isu-isu ini bukan hanya menjadi
tanggung jawab pemerintah, tetapi juga gereja termasuk Persekutuan doa,” kata
Pdt. Yan.
Ia menghimbau agar Persekutuan Doa saling
mendukung, membangun kebersamaan, berkolaborasi dengan pemerintah dan lembaga
lainnya untuk meningkatkan pelayanan.
Kegiatan ini diawali dengan ibadah
pembukaan yang dipimpin oleh Pdt. Ketlyn Radja (liturgos) dan Pdt. Yorim Y.
Kause (pengkhotbah).
Beberapa
kegiatan yang diselenggarakan meliputi: IPI di Sekolah, Seminar untuk anggota Persekutuan
Doa bersama dan IPI umum setiap malam, Napak tilas dan penginjilan, perjamuan
kudus dan penutupan.
Acara ini secara khusus menekankan
pentingnya menjaga dan mewartakan mujizat sebagai bukti nyata bahwa Tuhan Yesus
terus menyertai gereja-Nya. Ia tidak pernah membiarkan gereja-Nya mengalami
kesusahan dan kejatuhan. Tuhan selalu ada bersama gereja-Nya untuk memberi daya
dan spirit.
Diinformasikan bahwa Panitia
penyelenggara, merupakan gabungan dari Majelis Klasis SoE dan Majelis Sinode
(MS) melalui UPP Fungsional-Profesional, Bidang Pekabaran Injil, Persekutuan
Doa dan Profesional. ***