Alor, https://www.sinodegmitkolportase.or.id, Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya Pdt. Emr. Junus Karel Klakik pada usia 66 tahun 7 bulan di Probur, Alor Barat Daya, Jumat (13/12/2025). Mendiang telah dikuburkan pada Senin (15/12/2025).

Pdt. Junus tidak hanya melaksanakan rutinitas pelayanan Jemaat, ia juga dikenang sebagai seorang praktisi budaya Klon yang konsisten melestarikan nilai-nilai lokal, termasuk Bahasa Klon dan tarian, melalui karyanya. Ia dikenal sebagai pencipta lagu Rohani dan pelatih tarian lego-lego dalam konteks gerejawi, serta berkontribusi besar pada Unit Bahasa dan Budaya (UBB) GMIT yang menghasilkan terjemahan Alkitab dalam Bahasa Klon.

Menurut Sekretaris Sinode GMIT, Pdt. Lay Abdi K. Wenyi, Pdt. Junus berhasil mengangkat Bahasa Klon melampaui penggunaan sehari-hari menjadi "bahasa injil," menunjukkan pemikiran yang melampaui lokalitasnya di tengah gempuran globalisasi.

Pdt. Yunus telah melayani pada masa-masa yang sulit baik alat transportasi, komunikasi, tempat tinggal, termasuk kesejahteraan Pendeta.

“Ia melayani pada masa kesejahteraan pendeta jauh dari apa yang para Pendeta alami saat ini. Pada masa itu, menjadi pendeta benar-benar merupakan panggilan jiwa. Para Pendeta muda saat ini, perlu berefleksi pada kesetiaan opa Pdt. Yunus,” kata Pdt. Lay.

Pdt. Lay juga menyampaikan turut berdukacita bersama keluarga atas kematian tersebut.

“GMIT menyatakan rasa kehilangan yang mendalam atas berpulangnya pelayan setia dan berdampak dari Desa Probur ini,” ujar Pdt. Lay.

Pdt. Junus dilahirkan di Wormanem, 30 April 1959. Setelah menamatkan pendidikan pada Peguruan Theologi Mardhi Wacana Fanating (1990), ia diangkat menjadi Vikaris dalam wilayah pelayanan GMIT (1991 s/d 1997) dan menjadi pelayan lokal di Mata Jemaat Talitakumi Wormanen – Wipa Probur (1998).

Ia ditahbis menjadi Pendeta GMIT pada 1 Mei 1999 dan melayani di Jemaat Habolat – Klasis Alor Barat Daya (1999 s/d 2004); Selanjutnya secara berturut-turut melayani di Mata Jemaat Betel Us Akan – Klasis Alor Barat Daya (2001-2008); Jemaat Wilayah Genbur Barat, Mata Jemaat Sion Kalman Klasis Alor Barat Daya (2008-2013); Ketua Majelis Jemaat Genbur Barat, Klasis Alor Barat Daya (2008-2016); Jemaat Betania Bilbagor, Klasis Alor Barat Daya (2016-2020). Pada tahun 2017, Majelis Sinode GMIT memberhentikan dengan hormat Pdt. Junus sebagai Karyawan GMIT penuh waktu dari semua tugas dan tanggungjawab pelayan dalam status pensiun karena sakit. Secara keseluruhan ia mengakhiri pelayanannya dengan masa kerja 26 tahun 5 bulan.

Pdt. Junus merupakan suami dari Jumina Kolimo dan ayah dari Merilani Klakik, Oktofina Klakik , Amelia Klakik, Lodia Klakik, Rimon Klakik, Sance Klakik, Timotius Klakik dan Evang Edito Klakik. Ia meninggalkan empat orang menantu dan sembilan cucu.

Ibadah penguburan berlangsung di Gereja Talitakumi Probur - Klasis Alor Barat Daya yang dipimpin oleh Pdt. Saul Hingmadi selaku Pengkhotbah dan para Pendeta se-Klasis Alor Barat Daya sebagai Liturgos. ***