Setelah 12 tahun lamanya, pembangunan Gedung Gereja Mahanaim Tua'Aome diresmikan dan ditahbiskan oleh Majelis Sinode GMIT pada Kamis (18/9/2025). Peresmian ini menandai puncak dari pesta iman Jemaat Mahanaim Tua'Aome, Klasis Amanuban Selatan, yang dimulai sejak peletakan batu pertama pada 5 Mei 2013.
Perayaan pentahbisan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wakil Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Saneb Y. Ena Blegur; Bupati Timor Tengah Selatan, Eduard Markus Lioe; Ketua Majelis Klasis Amanuban Selatan; para Pendeta se-Klasis Amanuban Selatan; Camat Amanuban Selatan; dan Kepala Desa setempat.
Ibadah syukur pentahbisan yang dipimpin oleh Pdt. Yulius Mau Wadu berlangsung khidmat. Acara diawali dengan prosesi adat berupa natoni dan tarian penyambutan. Selanjutnya, dilakukan pembukaan selubung papan nama gereja, pelepasan burung merpati, dan pengguntingan pita. Pdt. Saneb Y. Ena Blegur secara resmi menerima dan menahbiskan gedung gereja tersebut.
Dalam sambutannya, Pdt. Saneb Y. Ena Blegur menekankan pentingnya menjaga kesakralan liturgi ibadah dan menjadikan gereja sebagai ruang pertemuan sosial. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Jemaat, Klasis Amanuban Selatan, dan PT. Nanda Karya atas dukungannya.
Sementara itu, Bupati Eduard Markus Lioe mengajak Jemaat untuk terus menjaga semangat kebersamaan, memperkuat komunikasi, dan menjadikan gereja sebagai pusat pembaharuan kehidupan sosial. Ia juga berpesan agar Jemaat merawat gedung tersebut dengan penuh tanggung jawab. Acara diakhiri dengan penandatanganan prasasti.
Menurut Sekretaris Panitia Pembangunan, Pnt. Salmun Erensius Oskar Takalapui, selesainya pembangunan gereja ini adalah simbol kebersamaan dan pertolongan Tuhan, serta bukti kekuatan rohani yang melampaui kemampuan manusia.
Gedung Gereja Mahanaim Tua'Aome adalah bagian dari Jemaat Bermata Jemaat Mio dan saat ini dilayani oleh Pdt. Diana R.S. Neonane-Oematan. **