ALOR, www.sinodegmit.or.id – Ratusan jemaat menghadiri
perayaan Hari Ibu Nasional ke-96 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5
Perempuan GMIT lingkup Klasis Alor Timur. Kegiatan yang berlangsung penuh
sukacita ini dipusatkan di Jemaat GMIT Padang Panjang, Mata Jemaat Bethania
Luamang, pada Jumat (19/12/2025).
Acara diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh
Pdt. Selvina Banik, S.Th. Dalam khotbahnya yang mengusung tema "Teladan
Perempuan Beriman Nyata Dalam Kata Dan Perbuatan", ia menekankan
pentingnya peran perempuan dalam tatanan keluarga kristiani.
"Kehadiran perempuan bukan sebagai pembantu,
melainkan penolong yang melengkapi dalam keluarga. Teladan iman tersebut harus
nyata diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," ujar Pdt. Selvina.
Ketua Majelis Klasis Alor Timur, Pdt. Derly Wonlele,
S.Th., dalam suara gembalanya memberikan catatan khusus mengenai etika berbusana sebagai bagian dari iman, ketika merepresentasikan diri di tengah masyarakat maupun dalam pelayanan. Ia mengajak para perempuan GMIT untuk senantiasa
menjaga martabat dan perilaku. Ia menekankan bahwa kecantikan lahiriah,
termasuk dalam berbusana, harus selaras dengan tujuan memuliakan Tuhan.
Di sisi lain, Ketua Panitia Pelaksana, Erna Lande,
S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan acara ini. Menurutnya,
momentum ini merupakan ruang refleksi bagi kaum perempuan untuk mensyukuri
kasih Tuhan.
"Menjadi perempuan beriman berarti dipanggil
untuk membangun konteks keluarga Allah. Ini adalah momen untuk merefleksikan
diri dan mensyukuri kasih Tuhan yang telah mengorbankan diri-Nya bagi
kita," tandas Erna.
Antusiasme juga datang dari peserta kegiatan. Salomi
Malaka, S.Pd., salah satu anggota perempuan GMIT, memaknai perayaan ini sebagai
sarana mempererat persaudaraan antarjemaat di wilayah Alor Timur.
"Ini momen yang sangat baik untuk menjalin
kebersamaan guna membangun iman perempuan. Harapannya, momentum kebersamaan di
lingkup Klasis Alor Timur ini tetap terjaga ke depannya," ungkap Salomi.
Kegiatan ini dihadiri oleh
berbagai unsur pelayanan, di antaranya Majelis Klasis Harian (MKH) dan Anggota
MK Non-Pendeta, para Pendeta GMIT, Badan Pengurus (BP) Perempuan GMIT Klasis
Alor Timur, Anggota Perempuan GMIT se-Klasis Alor Timur, Persekutuan Kaum Muda
(PKM) Lantoka. *** (Kontributor: Yusup Mopia)