Telah menjadi tradisi di GMIT, bahwa bulan Mei dirayakan sebagai bulan Budaya GMIT. Selain itu,  berdasarkan kalender gerejawi, kita juga akan merayakan peristiwa Kenaikan Tuhan Yesus ke Sorga dan Pentakosta. Adapun tema perayaan tahun ini adalah “Karya Roh Kudus dalam Keragaman Budaya: Memperjuangkan Budaya yang Menyembuhkan Luka”. Tema ini memberi arah bagi kita untuk menghayati karya Roh Kudus dalam kekayaan budaya yang dimiliki oleh masing-masing suku/etnis. Hal ini dilakukan dengan menggali nilai- nilai budaya yang baik (positif) untuk digunakan sebagai media bagi penyembuhan luka dunia. Budaya tidak hanya diihat sekedar sebagai identitas, tetapi sebagai sarana/alat pemulihan, rekonsiliasi dan kasih. Peristiwa Pentakosta menunjukkan bahwa Roh Kudus hadir dengan membuat orang dari berbagai bahasa dan budaya saling mengerti bukan menjadi sama. Keragaman budaya adalah ruang karya Roh Kudus. Roh Kudus menggerakan hati manusia untuk merangkul dan menghargai perbedaan.*